Halu/Fico Naufal Veda Wira Pratama

Setiap hari aku berandai telah memilikinya
Hari-hari fikiranku dipenuhi oleh dia
Terlalu banyak aku berharap memilikinya
Sampai lupa akan adanya kenyataan di dunia

Kini kenyataan telah mengungkap segalanya
Dia telah menemukan orang yang lebih sempurna
Untuk aku yang hanya apa adanya
Apakah aku pantas memilikinya

Aku mencari tempat yang penuh ketenangan
Lalu aku berandai-andai berada dipelukanya yang nyaman
Tapi ini semua hanyalah halu
Karena aku sadar harapan ini telah pupus oleh kenyataan

Sampai kapan aku harus tetap begini
Terjebak didalam harapan yang kurang pasti
Tetapi aku berusaha lari dari rasa yang aku alami
Karen menyukai tidak harus memiliki

                   8D MTsN 7 Jember 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENERAPAN NILAI PANCASILA DALAM OLAHRAGA / I.W

Ibuku, Kartini di Dalam Rumah: Sosok Malaikat Tak Bersayap / Oleh Nala Arwi