TENTANG GUNUNG BROMO/Alvin Rizkiatur yoga Pratama

  Gunung Bromo adalah salah satu gunung api yang masih aktif di Indonesia. Gunung yang memiliki ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut ini merupakan destinasi andalan Jawa Timur. Gunung Bromo berdiri gagah dikelilingi kaldera atau lautan pasir seluas 10 kilometer persegi. Gunung Bromo terletak di wilayah Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Kenapa Gunung Bromo namanya Bromo?... Nama "Bromo" berasal dari kata "Brahma," yang merupakan salah satu dewa utama dalam agama Hindu. Gunung ini memiliki nilai spiritual dan sakral dalam kepercayaan masyarakat setempat.

  Gunung Bromo dengan ketinggian mencapai 2.329 Mdpl Luas 50.276,3 hektare (502,763 km²). Gunung Bromo ini merupakan fenomena dan atraksi alami yang merupakan salah satu daya tarik pengunjung. Kekhasan gejala alam yang tidak ditemukan di tempat lain adalah adanya kawah di tengah kawah (creater in the creater) dengan hamparan laut pasir yang mengelilinginya. Kawah Gunung Bromo mempunyai diameter mencapai 800 meter yang terbentang dari selatan ke utara, kira-kira 600 meter apabila diukur dari Barat ke Timur.

 Gunung Bromo memiliki tempat istimewa dalam budaya dan agama Jawa. Setiap tahun, masyarakat setempat mengadakan upacara Yadnya Kasada di kawah Gunung Bromo. Dalam upacara ini, penduduk setempat melemparkan berbagai jenis persembahan ke dalam kawah sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan dewa-dewa gunung. Sobat Pesona mungkin tidak menyangka kalau di tengah-tengah padang pasir di bawah kaki Gunung Bromo terdapat sebuah pura yang sudah berdiri sejak awal abad ini, namanya Pura Luhur Poten. Di pura ini, Sobat Pesona akan menemukan asimilasi budaya Jawa dan Bali yang disatukan oleh agama Hindu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ibuku, Kartini di Dalam Rumah: Sosok Malaikat Tak Bersayap / Oleh Nala Arwi

PENERAPAN NILAI PANCASILA DALAM OLAHRAGA / I.W

EMANSIPASI WANITA INDONESIA / HASIT YASIN