IBADAH SHOLAT MENJADIKAN TUBUH SEHAT DAN OTAK CERDAS / HASIT YASIN

Ayo sholat,ayo sujud, ayo beribadah dengan khusu',ayo bertaqorrub kepada Allah dengan istiqomah,kata kata ini hanya sebuah seruan untuk lebih semangat lagi dalam meningkatkan nilai ibadah kita,mengingat nilai ibadah yang selalu kita lakukan hanya tergantung pada diri kita sendiri,bagai mana kita akan  mengendalikan diri dan bagaimana kita akan  melaksanakan ibadah sholat tersebut dengan baik, bila kita kurang konsentrasi dalam melaksanakannya,kurang fokus dalam menata niat dan kurang ikhlas dalam meluangkan waktu dan kesempatan untuk semata mata beribadah kepada Allah SWT.,tentu tujuan tersebut tidak akan terwujud alias kandas, karena  ibadah ini sangat memerlukan konsentrasi yang maksimal  tanpa itu maka ibadah kita akan kabur bercampur dengan yang lainnya,oleh karenanya tidak salah bila Rosulullah bersabda : Awwalu ma yuhasabul abdi yaumal qiyamati asholah, faman sholuhat, fasholuha sairul amali ila akhirihi, bila diartikan kedalam bahasa indonesia adalah: pertama kali yang akan dihisab dari hambaku dihari qiyamat adalah ibadah sholat, bila sholatnya sudah baik maka imbasnya seluruh amalnya dianggap baik..Begitu pentingnya arti sebuah konsentrasi dalam  melakukan sesuatu ibadah,karenanya  dengan semangat berkonsentrasi, maka nilai  ibadah kita akan terlaksana dengan baik dan maksimal tanpa suatu harapan apapun dalam hidupnya, kecuali hanyaRidlo Ilahi Robbi. Lebih dari itu sebenarnya  nilai gerakan sholat dalam Islam ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh, salah satunya adalah untuk kecerdasan otak. Gerakan-gerakan sholat yang meliputi takbiratul ihram, ruku, sujud, dan duduk, bukan hanya sekadar ritual ibadah, namun juga memberikan pengaruh yang positif bagi fungsi otak.

1. Takbiratul Ihram

Takbiratul ihram adalah gerakan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga dan mengucapkan takbir. Gerakan ini membantu tubuh menjadi lebih rileks karena melibatkan peregangan otot tangan dan bahu. Selain itu, takbiratul ihram juga membantu mengalirkan oksigen lebih baik ke otak karena posisi berdiri yang tegak dapat meningkatkan sirkulasi darah. Pada posisi ini, tubuh berfokus dan siap untuk ibadah, memberikan otak jeda dari berbagai pikiran sehingga menciptakan kondisi mental yang lebih tenang dan siap untuk berfokus.

2. Ruku'

Ruku adalah gerakan menundukkan tubuh dengan punggung yang lurus dan tangan bertumpu pada lutut. Posisi ini dapat melatih otot-otot punggung, panggul, serta melenturkan tulang belakang. Saat ruku', aliran darah dari tubuh bagian bawah ke otak menjadi lebih optimal. Hal ini memberikan suplai oksigen dan nutrisi ke otak lebih lancar, yang bermanfaat dalam meningkatkan daya pikir dan konsentrasi. Selain itu, ruku membantu menurunkan ketegangan fisik dan mental, sehingga otak menjadi lebih siap untuk menerima informasi dengan lebih baik.

3. Sujud

Sujud adalah salah satu gerakan penting dalam sholat yang memiliki dampak besar terhadap kesehatan otak. Dalam posisi sujud, kepala berada di bawah dan darah mengalir lebih banyak menuju otak. Ini adalah posisi di mana otak mendapatkan pasokan oksigen yang maksimal karena posisi kepala yang lebih rendah daripada jantung. Aliran darah yang lancar ke otak ini memberikan stimulasi positif yang bermanfaat bagi sel-sel otak, sehingga bisa membantu meningkatkan fungsi kognitif, memori, dan kemampuan berpikir. Selain itu, sujud juga melatih kemampuan koordinasi otot dan syaraf yang juga berkontribusi dalam kecerdasan motorik.

4. Duduk di Antara Dua Sujud dan Tasyahud

Duduk di antara dua sujud dan posisi tasyahud juga memberikan dampak baik bagi tubuh dan otak. Pada posisi ini, tulang belakang dalam keadaan tegak dan otot-otot kaki mendapat tekanan. Saat duduk, aliran darah menjadi lebih lancar, serta posisi ini memberikan kesempatan bagi tubuh untuk rileks sejenak. Ketika tubuh dalam keadaan rileks, otak dapat bekerja lebih efektif dalam mengolah informasi. Duduk juga melatih konsentrasi dan kesabaran yang penting bagi pengembangan daya ingat dan kemampuan fokus seseorang.

5. Salam

Salam dalam sholat merupakan gerakan terakhir, di mana kita menengok ke kanan dan ke kiri. Gerakan ini selain sebagai bentuk salam kepada sesama muslim, juga membantu meregangkan otot-otot leher dan meningkatkan sirkulasi darah di area kepala dan otak. Peregangan ini bermanfaat dalam meredakan ketegangan dan stres, serta meningkatkan fleksibilitas otot leher dan bahu.

Kesimpulan

Gerakan-gerakan dalam sholat bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa, khususnya bagi otak. Posisi-posisi tersebut membantu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, melatih konsentrasi, mengurangi stres, serta memperbaiki postur tubuh. Rutin melaksanakan sholat dengan penuh kesadaran dan khusyuk dapat membantu mencerdaskan otak dan meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENERAPAN NILAI PANCASILA DALAM OLAHRAGA / I.W

Ibuku, Kartini di Dalam Rumah: Sosok Malaikat Tak Bersayap / Oleh Nala Arwi